Keturunan Sejahtera Menurut Kepercayaan Hindu

KELUARGA SEJAHTERA MENURUT AGAMA HINDU

Semuaagama mengarahkan hampiran kewajiban tidak ada satupun agama yang mengajarkantentang aib, cantik berbobot menjalani hayat maupun berbobot berkeluarga dandalam esai ini aku seandainya bagi memaparkan keluarag sejatera menurut agamHindu

Dalam ajaran kepercayaanhindu sebuah keluargadikatakan damai makmur pula sumringah itu dimulai mulai sebuah perkawinan yg sahmenurut agam hindu akhirnya mampu dikatakan sebagai keluaga yg sukinah, karenacikal calon sebuah kerabat dasarnya yakni perkawinan/perkumpualan antarawanita lalu lelaki sehinggga membentuk katurunan dan berikutnya.

Telah sebagai kodratnyasebagai mahluk donatur maka setiap pria bersama perempuanmempunyai naluri untuksaling menyayangi beserta saling memerlukan dalam segala datar. Sebagai tandaseseorang menginjak waktu ini diawali beserta proses perkawinan. Perkawinanmerupakan insiden kudus beserta darmaumat Hindu karena Tuhan telahbersabda berbobot Manava dharmasastra IX. 96 sebagai sesudah itu:

“Prnja narthastriyah srstah samtarnartham ca manavah.

Tasmat sadahranodharmah crutam patnya sahaditah”

“Untuk menjadi Ibu,perempuandiciptakan dengan untuk menjadi ayahanda, laki-lakiitu diciptakan. Upacarakeagamaan karenanya ditetapkan di dalam Veda untuk dilakukan oleh suami denganistrinya.

Untuk sanggup terweujudnya bangsa yang sejahterahendaknya sambungan suami intri itu harus dijaga sampai maut.bagai apayang tertuang batin (hati) Manava Dharmasastra IX. 101 dan 102  seumpama kemudian

“Anyonyasyawayabhicaroghaweamarnantikah,

Esa dharmahsamasenajneyah stripumsayoh parah”

“Hendaknya supayahubungan yg loyal terbentuk sampai balik asal, pendek kata ini wajibdianggapsebagai hukum teratas sebagai suami kawan hidup”.

“Tatha nityamyateyam stripumsau tu kritakriyau,

Jatha nabhicaretamtau wiyuktawitaretaram”

“Hendaknya laki-lakidan gadis yg tersarung dalam ikatan perkawinan, mencarikan bersama tidakjemu-jemunya agar mereka tidak bercerai lalu jangan agar melanggarkesetiaan celah satu beserta yang lain

Berdasarkan ke 2 slokadi degan nampak kasat mata bahwa kepercayaanHindu bukan menginginkan adanya perceraian.Bahkan sebaliknya, dipetuakan supaya perkawinan yg infinit supaya dijadikansebagai destinasi tertinggi untuk pasangan suami teman hidup. Dengan terciptanya keluargasejahtera juga bersinar dengan baka maka kedamaian yang baka bakal tercapaipula. Ini sinkron dengan doktrin Veda batin (hati) buku Manava Dharma sastra III. 60 ,seumpama sesudah itu:

“Samtusto bharyaya bharta bharta tathaiva ca,

Yasminnewa kule nityam kalyanam tatra wai dhruwam”

“Pada bangsa dimana suami berbahagia lalu istrinya dandemikian jua sang teman hidup sekitar suaminya, kebahagiaan pasti kekal

Demikian sebagian halyang urgen diperhatikan untuk sanggup dijadikan referensi dalam bakal mengarungikehidupan sangkar tangga, agar sanggup membangun bangsa yang sejahtrea jugabahagia ibarat apa pun yg menjadi destinasi kepercayaanHindu serupa yang tertuang dalamkitab suci Weda sebelum menjelaskan lebih rinci hampiran dinasti sejahteramenurut agama Hindu.

Tolok Ukur RumahTangga damai makmur jua bahagia (Sukhinah) Meurut Hindu

Sejahtera jua sumringah yaitu suatu situasi dimana rohani (jiwa)terlepas bermula menanggung , dimana orang dalam iklim tentram lagi damai(santhi). Dalam kepercayaanHindu terciptanya kekompakan lahir bersama bathin.  Sehinnggabisa dianggap jagadhita merupakan kesejahtraan terpenuhinya segala kebutuhanlahiriah yang berupa sandang, pangan dengan kusen. Suatu kerabat sejahtra kalauterpenuhinya segala urgensi hidup sehari-hari berarti (maksud) motif bakal. Namunkeluarga yang damai makmur ini  belum  wajib menikmati  kebahagiaanada kalanya suatu kerabat yg sungguh-sungguh minim terpenuhinya urgensi materinya,namun menikmati keguyuban. Karena itulah, kesejahtraan lagi kekompakan iniharuslah setimbang. Keseimbangan yang damai ini menemuimenjadikan kerabat itumantap, tentram,sakinah : ini berarti keguyuban lahir lubuk hati yg merupakantujuan penting perkawinan itu benar-betul berhasil di memetik kemudian sanggup dikaakankeluarga sejahtera yang sukinah

Demiterwujudnya beserta terpeliharanya rumah tangga/keluarga yang damai makmur, kiranyaperlulah saya mengetahui dengan mendeteksi hampiran elemen lagi kreteria  rumahtangga yg menjadi sorong ukur keberhasilan didalam membikin rumah tanggayang damai makmur lagi juga ceria.

Unsur kurungan tangga sejahtera bersama ceria berdasarkan hindu :

1)        Kecintaan.  Cinta yaitu dorongan yg benar-benar dominan terlampau yg mengemuka daridasar hati yang amat dalam untuk membahagiakan obyek itu pribadi, beserta tidakmelihat minus dan keistimewaan yg terdapat pada diri obyek tadi, beserta maumenerimanya berisi cuaca yg mau tak mau.

dua).       Kegembiraan  tidak penderitaan papa lagi kesalahan. Kegembiraan artinya suatuharapan berisi rumah tangga.

3).       Kepuasan.       Pernyataan tanggap syukur terhadapsemua anugrah Tuhan Yang Maha Esa/Ida Sang Hyang Widhi Wasa  harusdiwujudkan lagi  karakter sehari-hari biar dapat tiba kesempurnaanhidup bersama kesenangan bathin. Dengan membikin rasa syukur sekitar output yangtelah dicapai dan sampai-sampai akan berhasil  memberikan kesenangan ” Bila berbobot rumahtangga bukan dilandasi sang Dharma dan sampai-sampai kandang tangga hendak diselimuti oleh napsuindria yg mau mengantarkan rumah tangga tadi berbobot lembah kehancuran.Dalam rumah tangga ada 3 (3 ) ayat yg wajibdisyukuri seumpama mana termuatdalam  buku  Canakya Nitisastra VII. 4 sbb :

Swadarebhojane dhane          ialah :

Bersyukurlahdengan tiga babak artinya : bersama teman hidup perseorangan, kuliner yg terdapat dengan rejeki yangdiperoleh.

Manusiadalam bertempat tinggal ini berkelanjutan menyebarkan keinginannya dengan bukan ada manusia yg tidakpunya cita-cita.  Ada mau untuk makan teguk yang lezat -lezat, ingin kayaraya , terdapat yang sama sekali ingin nafsu sex, ada pula yang ingin terus erat denganTuhan, dll. Nafsu haus lalu lapar, semangat sex, daya hidup jatah congah tak mungkindipenuhi secara aporisma. Karena daya hidup bagai bara semakin pada siram minyak iasemakin kuat . Oleh karena itu antusiasme harus dikendalikan karena jika tak,bakal memperoleh menimbulkan bencana.

a)       Bersyukur terhadap duit yg terdapat sinkron dharma yg hendak mampu cipta dinasti ceria.

b)        Bersyukur sekitar makanan yg sudah pernah disiapkan batin (hati) kurungan tangga . Makananyang dimasak beserta tujuan menghidupi anggota bangsa  hendak memberikannilai spiritual yang sungguh-sungguh tinggi  karena pagi buta pada hidangkan diawali dengan yajna sesa sehingga  yg memakannya akan coplok daripapa salah.  Sehingga seorang anggota keturunan pantangmenghinamasakan yang dihidangkan  berarti (maksud) sangkar tangga . Kalau kuliner beres sajiyang dibeli di pasar  cara masak lagi destinasi membuatnya berbedadengan  masakan berarti (maksud) sangkar tangga lantaran tujuannya jatah jual beli.

c)        Bersyukur lalu kawan hidup badan. Rasa syukur disini jangan menjadikan kepuasanbathin yang akan menghindari  terjadinya perselingkuhan . Karenaperselingkuhan  adalah pengkhianatan sekitar tujuan perkawinan . Istrisering diibaratkan selaku bengawan yang hatinya berkelanjutan berliku-liku perlumendapatkan pandangan yang khususseorang suami sehingga hatinya bisatetap tegak lalu tugas yang telah diikrarkan pada waktu perkawinan.

4)        Kedamaian.     Unsur kekompakan  berarti bukan adanyaperasaan yang mengancam berbobot hidupnya. Hidup dijaman kali yuga, semacam ikanhidup di larutan yg galau dimana tatapan terhambat oleh keruhnya larutan. Olehkarena itu membludak yang maksiat lihat kemudian temannya  yang hitam bisadilihat kuning kemudian denyut temannya yang bopeng mampu ditinjau cakep.Pandangan manusia dihalangi oleh gelapnya adharma yg benar-benar kuatpengaruhnya  berbobot berdiam dalam jaman bengawan. Manawa Dharmasastra menyatakandharma dalam jaman batang air melulu berkaki satu meskipun adharma berkaki tiga. Kekuatanadharma  itulah yang sebagai pemisah kemudian badan suka-suka kelirumelihat fakta. Banyak yang akurat dilihat seperti ketidak betulan ,serupa itu juga padahal. Terhalangnya hati lubuk hati mengakibatkan munculnyakekuasaan Panca klesa artinya : kesamaran, egois, hawa daya hidup, benci, takutakan akhir hayat.  Akibatnya meluap manusia saling bermusuhan  danterkadang lawan ada kalanya mungkin serupa teman.

Dalam Canakya Nitisastra  IV.10  menyebutkan terdapat 3 bidang yang menenangkan hati yg menjadi andalanuntuk mewujudkan keguyuban bersama kesegaran hati.

Trayo  sisranti hetavah

Satam sanggatir ewa ca                     

Dalammenghadapi kegundahan bersama panasnya kesibukan materialisme  terdapat tiga bagian yangmenyebabkan hati pribadi menjadi salam  yaitu kanak-kanak, isrti dan pergaulandengan sendiri suci..